curhat

MATERI DI PKK LANSIA


BERBAGI ILMU DI MASA TUA
Oleh :










Idris Mahmudi, Amd.Kep.S.Pd.I.*
Email : idris_mahmudi@yahoo.co.id
Blog : www.tata-h5idris.blogspot.com
HP : 081336385486

Gerontologi adalah bidang studi yang mempelajari aspek sosial, psikologi dan biologi dari proses penuaan. Hal ini berbeda dengan Geriatri, yang merupakan cabang dari ilmu kedokteran yang mempelajari penyakit pada lanjut usia (lansia). Istilah geriatri ini berasal dari bahasa Yunani geron yang berarti “orang tua” dan iatros yang berarti “penyembuh". Dr. Ignatz Leo Nascher mantan Kepala Klinik Rawat Jalan di rumah sakit Mount Sinai (New York City) yang memperkenalkan istilah ini di tahun 1909.
Setiap orang ingin panjang umur dan setiap orang juga ingin bahagia dimasa tua. Namun tidak setiap orang yang bisa mencapainya. Bahkan sebaliknya, di masa tua mereka hidup tidak bahagia, merana kesepian. Indonesia sangat berbeda dengan Canada. Di Canada usia anak-anak dan LANSIA menjadi tanggungan negara, sehingga di masa tua tiap bulan mendapat tunjangan dari pemerintah. Di Indonesia masih jauh dari realita, padahal negeri kita laksana untaian zamrud katulistiwa. Bahkan ilmuwan muslim dari Timur Tengah beberapa tahun yang lalu saat berkunjung di Indonesia terpukau akan keindahan Indonesia hingga menyatakan, Indonesia itu adalah ”Naqtul Jannah Fil Ardi” (potongan Syorga di Bumi).
Beberapa image/stigma di masa Tua :
1. Masa tua tidak produktif. Hal i ni dibantah oleh kisah kolonel Sanders.
2. Masa Tua merepotkan dan menjadi beban bagi anak-anaknya. Hal ini tidak sepenuhnya benar, bahkan mayoritas malah sebaliknya, orang tua direpoti oleh anak-anaknya dengan dititipi cucu.
3. Masa tua cenderung pikun (demensia). Hal ini sebenarnya juga tidak 100 % benar. Namun jika benar pun, kepikunan bisa dicegah. Caranya dengan banyak membaca. Contoh kasus nenek-nenek di Cina.
4. Terjadi sindrom menopause dan penurunan fertilitas reproduksi. Hal ini benar.
5. Kebahagiaan intim dengan pasangan atau kenikmatan seksualitas hilang. Hal ini tidak sepenuhnya benar, tapi jika menurun iya. Maka diatur saja dengan suka rela.
6. Masa tua sering sakit-sakitan (penyakit degeneratif). Ini sering terjadi sebagaimana Firman Allah dalam surat Yasin ”Waman Nu’ammirhu nunaqqishu...”, namun penyakit degeneratif pun bisa dicegah, atau setidaknya diminimalisir dengan :
a. Menjaga pola makan disaat muda dulu.
b. Disiplin olahraga saat muda dulu.
c. Tidur yang cukup.
d. Manajemen otak dengan control diri yang baik (manajemen stress).
e. Perbanyak membaca.
f. Selalu bersikap positif (Husnudz Dzon).
g. Bersikaplah Filantropis (suka memberi).
h. Banyak menebar senyum. (karena senyum itu sedekah).
i. Mengkonsumsi zat yang mengandung beta karotin, contoh apel dan tomat.
Semua point A-I itu dimasa tua sekarang pun masih dan harus tetap dilakukan agar di hari menua ini tetap sehat, bugar dan bahagia. Menjadi tua itu adalah kepastian dan natural, yang terpenting sikap kita dalam menjalaninya.

• Penulis adalah Mahasiswa Pasca Sarjana STAIN Jember, Dai dan Perawat-Akupunturis, penulis buku “Panduan Lengkap seks Islami ditinjau dari Segi Al-Qur’an, hadis dan Medis”, dan dosen bantu di FIKES UNMUH Jember.

0 komentar:

Poskan Komentar